Kamis, 30 Oktober 2025

Kunci Jawaban Buku Paket SKI Kelas 8 Semester 1 ( Penilaian Akhir Semester )

 


Assalamualaikum Wr.Wb.

Pada kesempatan ini, admin ingin berbagi mengenai Soal Akhir Semester Kelas 8 Semester 1 ( Gasal ), Bagi Guru / murid yang ingin memperdalam khususnya pengetahuan Sejarah Kebudayaan Islam untuk mempersiapkan diri menghadapi Ulangan Akhir Semester Gasal, berikut Soal yang ada di buku paket beserta jawabannya. Namun ini merupakan sepengetahuan kami, lebih baik di cari pula pada buku paket langsung. Apabila ada kesalahan kami mohon maaf.


KUNCI JAWABAN BUKU PAKET SKI KELAS 8 HALAMAN 65 - 69

PENILAIAN AKHIR SEMESTER

 

1.     Tokoh sentral yang memiliki peran penting dalam proses pendirian Daulah Abbasiyah dan mampu mengajak masyarakat untuk mendukung gerakannya adalah ....

Jawab: Abu Abbas As-Saffah

 

2.     Isu yang dikembangkan oleh keluarga Abbas bin Abdul Muthalib kepada masyarakat untuk menggulingkan kekuasaan Daulah Umayyah adalah ....

Jawab: perilaku ketidakadilan pemerintah daulah Umayyah

 

3.   Gerakan Bani Abbas bin Abdul Muthalib berusaha menyatukan kelompok-kelompok yang kecewa terhadap Daulah Umayyah dengan mewujudkan perlawanan fisik untuk meruntuhkan Daulah Umayyah hingga berhasil mendirikan Daulah Abbasiyah. Untuk pertama kalinya Daulah Abbasiyah diisytiharkan di daerah ....

Jawab: Kufah

 

4.   Menurut catatan sejarah, saat Dinasti Abbasiyah berdiri ada tokoh yang berjasa dalam pembangunan dan penyusunan administrasi pemerintahan yang menjadi fondasi awal kemajuan pemerintah Daulah Abbasiyah. Tokoh itu adalah ....

Jawab: Muawiyah bin Abu Sufyan

 

5.   Keruntuhan dinasti Umayyah disebabkan oleh beberapa faktor internal di dalam negeri pemerintahannya. Salah satunya adalah ....

Jawab: figur khalifah yang lemah

 

6.         Karena wilayah kekuasaan Dinasti Abbasiyah sangat luas, ini menyebabkan munculnya berbagai corak budaya dan ragam disiplin ilmu pengetahuan dari beragam suku bangsa. Salah satunya disebabkan oleh ....

Jawab: Karena banyaknya budaya yang dikenalkan oleh Dinasti Abbasiyah

 

7.  Di antara khalifah yang mempunyai perhatian yang sangat besar pada perkembangan Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Abdullah Al-Makmun adalah orang yang sangat berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Keduanya menunjuk sebuah tim untuk menerjemahkan karya-karya kuno dari bahasa asing Yunani, Persia, Romawi, Syam, dan lainnya. Untuk mendukung kegiatan tersebut, maka khalifah Harun Ar-Rasyid membangun pusat pengembangan dan penerjemahan yang diberi nama ....

Jawab: Baitul Hikmah

 

8. Selama masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah, terjadi perkembangan di bidang pemerintahan telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Bentuk kemajuan tersebut diwujudkan dalam bentuk ....

Jawab: Diwanul Kharraj

 

9.         Kesejahteraan masyarakat dalam sebuah negara biasanya dilihat dari ekonomi dan Dinasti Abbasiyah memberikan perhatian dan dukungan khusus pada bidang peningkatan sektor perdagangan dan perindustrian, termasuk di bidang pendidikan, demi tercapainya kemajuan di kedua sektor tersebut perhatian ini diwujudkan dalam ....

Jawab: Membangun pusat perbelanjaan dan ruang publik

 

10.     Kejayaan intelektual dan peradaban Islam masa Daulah Abbasiyah saat khalifah Harun Ar-Rasyid dan khalifah Abdullah Al-Makmun. Sumbangsih para ilmuan dan para ulama yang berinovasi dengan menerjemahkan manuskrip kuno ini dikumpulkan dalam sebuah tempat bernama Majelis Munadzarah. Fungsi penting dari majelis ini adalah...

Jawab: Menjawab berbagai persoalan agama.

 

11.     Nama lengkapnya Abu Ali Al-Husayn bin Abdullah bin Ali bin Sina, orang Arab memberinya gelar Syaikhurrais. Ia bukan hanya menguasai Al-Qur’an dan Hadits kan tetapi ia juga mempelajari matematika, astronomi, filsafat dan lainnya. Dalam disiplin ilmu umum, ia merupakan pakar dan ahli dalam bidang ....

Jawab : Kedokteran

 

12. Filusuf pertama sebelum Islam dan merupakan representasi seorang murid Aristoteles (Filusuf Yunani) dikenal dengan nama ....

Jawab : Al – Kindi

 

13.     Berikut yang bukan termasuk kedalam ibrah dari perkembangan dan kemajuan peradaban dan kebudayaan Islam masa Daulah Abbasiyah adalah ....

Jawab : Kemajuan peradaban dan kebudayaan daulah Abbasiyah merupakan warisan para pendahulu mereka

 

14.   Seorang pemikir muslim ternama Abu Hamid bin Muhammad bin Muhammad Al Ghazali At-Tusi yang wafat pada tahun 1111 M. Karena kedalaman ilmu dan kasalehannya ia diberi gelar oleh dunia Islam dengan ....

Jawab : Hujjatul Islam

 

15.     Di Barat, Jabir bin Hayyan ahli kimia muslim pertama lebih dikenal dengan sebutan....

Jawab : Geber

 

16.     Ismail bin Umar bin Katsir Al-Qurasyi Al-Bushrawi memang lebih dikenal dengan karya tafsir Qur’annya yang masyhur dan banyak diringkas oleh para ulama. Ia juga ahli dalam bidang sejarah kehidupan Nabi, karya hebatnya dalam bidang ini adalah ....

Jawab : a. Bidayah wa Nihayah

 

17.     Hadits-hadits yang memiliki derahat sahih terkumpul dalam karya kitab hadits sahih yang termasuk kedalam kutubusittah. Kitab hadits yang dimaksud adalah ....

Jawab : Sahih Bukhari

 

18. Ada empat ulama yang memiliki otoritas menentukan hukum fiqih, salah satu ulama tersebut merupakan pelopor ilmu fiqih dan mengalami hidup masa tabiin. Ulama fiqih tersebut adalah ....

Jawab : Imam Abu Hanafi

 

19.   Imam Syafii lahir di Gaza, Palestina. Seorang ulama cerdas, kereatif dan pembaharu dalam hukum-hukum Islam. Imam Syafii menggunakan lima dasar dalam penetapan hukum (Al-Qur’an, Hadits, Ijma’, dan Qiyas). Kelima dasar pengambilan hukum ini kemudian menjadi landsan dalam pengambilan hukum madzhab ....

Jawab : Madzhab Syafii

 

20.  Ilmu tafsir mengalami perkembangan sangat pesat, di masa Daulah Abbasiyah bermunculan karya-karya di bidang tafsir yang dapat dikembangkan pada masa mendatang. Pada masa Daulah Abbasiyah ada cara tradisional dalam menafsirkan Al Qur’an, cara itu disebut ....

Jawab : Tafsir bil Ma’sur


Itulah Soal dan Kunci Jawabannya, semoga bermanfaat.

Terimakasih


Apabila ingin melihat atau menyimpan Buku Elektronik SKI Kelas 8 untuk belajar secara mandiri, silahkan Klik Link Dibawah


SKI KELAS 8

Minggu, 26 Oktober 2025

Sumpah Pemuda 2025: Tonggak Persatuan Bangsa Indonesia




Setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda, sebuah momentum bersejarah yang menjadi simbol persatuan dan semangat nasionalisme. Peristiwa ini bukan sekadar kenangan masa lalu, tetapi menjadi pengingat penting bahwa kemerdekaan tidak mungkin tercapai tanpa kesatuan seluruh elemen bangsa.

Latar Belakang Terjadinya Sumpah Pemuda

Pada awal abad ke-20, Indonesia masih berada di bawah kekuasaan kolonial Belanda. Saat itu, banyak organisasi pemuda berdiri di berbagai daerah, seperti:

  • Jong Java
  • Jong Sumatra
  • Jong Ambon
  • Jong Celebes
  • Jong Batak
  • dan organisasi lainnya.

Namun, perjuangan mereka masih bersifat kedaerahan, belum memiliki tujuan bersama untuk memerdekakan seluruh nusantara. Melihat kondisi itu, para pemuda mulai sadar bahwa persatuan adalah kunci utama untuk melawan penjajahan.

Kongres Pemuda I dan II

Gerakan pemuda semakin kuat ketika diadakan Kongres Pemuda I pada tahun 1926, meski belum menghasilkan keputusan besar. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 27–28 Oktober 1928, digelar Kongres Pemuda II di Batavia (sekarang Jakarta).
Kongres ini dihadiri oleh berbagai organisasi pemuda dari seluruh penjuru Indonesia dan dipimpin oleh Sugondo Djojopuspito.

Pada hari kedua kongres, Wage Rudolf Supratman (WR Supratman) memperdengarkan lagu ciptaannya yang berjudul Indonesia Raya untuk pertama kalinya — sebuah lagu yang kemudian menjadi lagu kebangsaan Indonesia.

Isi Sumpah Pemuda

Hasil penting dari kongres tersebut adalah ikrar bersama yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda, berbunyi:

Sumpah Pemuda

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Teks tersebut menegaskan bahwa pemuda Indonesia bersatu dalam tanah air, bangsa, dan bahasa yang satu, yaitu Indonesia.

Makna Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda memiliki makna yang sangat mendalam, antara lain:

  1. Meneguhkan Persatuan Nasional – Menghapus semangat kedaerahan dan memperkuat rasa satu bangsa.
  2. Mendorong Kesadaran Nasional – Menumbuhkan semangat perjuangan untuk mencapai kemerdekaan.
  3. Menjadi Landasan Identitas Bangsa – Bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa pemersatu.
  4. Menginspirasi Generasi Muda – Pemuda diingatkan untuk berperan aktif dalam menjaga keutuhan NKRI.

Relevansi Sumpah Pemuda di Era Modern

Di era digital saat ini, semangat Sumpah Pemuda tetap sangat relevan. Tantangan bangsa bukan lagi penjajahan fisik, melainkan perpecahan sosial, penyebaran hoaks, dan lunturnya semangat kebangsaan.
Pemuda masa kini diharapkan:

  • Bijak menggunakan media sosial,
  • Aktif berkontribusi dalam pembangunan,
  • Menjaga nilai-nilai persatuan dan toleransi.

Penutup

Sumpah Pemuda bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi jiwa dari bangsa Indonesia. Dari semangat para pemuda tahun 1928, kita belajar bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar. Dengan semangat itu, mari terus menjaga keutuhan dan kemajuan Indonesia tercinta.

“Bersatu, Berjuang, dan Berkarya untuk Indonesia.” 

Bagi yang ingin melaksanakan kegiatan sumpah pemuda tahun 2025, silahkan langsung klik Juknis di bawah ini dari situs resmi KEMENPORA RI :



Pentingnya Pengajaran Sejarah Islam